Karena Partner Bahagia Saja Tidak Cukup

kamu selalu bilang kamu mau kita jadi partner bahagia. tapi ada satu pertanyaan yg sampai sekarang entah tidak pernah saya sampaikan, entah kamu yg tidak pernah jawab.
‘bisakah kita jadi partner sulit? masih saling ada & saling dukung saat salah satu atau bahkan kita berdua jatuh?’
karena partner bahagia saja tidak cukup. ada banyak sekali orang yg rela utk jd partner bahagia seseorang, yg mau jadi teman saat kita suka dan di atas. tapi partner sulit?
relationship ini dibangun tidak hanya atas dasar keinginan berbagi bahagia. tetapi juga atas dasar keinginan utk saling mendukung dan didukung saat sulit. pertanyaannya, bisakah?
perempuan butuh laki-laki yg selain bisa menjaga, melindungi, dan menjadi imam baginya, juga bisa jadi sandaran saat sedih & susah, serta menjadi pendukung paling depan. pertanyaannya, kamukah?
sekali lagi, karena partner bahagia saja tidak cukup.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s