#CeritaHujan #1

Di tengah hujan lebat, aku berhenti.
Menikmati setiap tetesan keras air yang turun dari langit dan jatuh di sekujur tubuh.
Sakit.
Dihujam jutaan tetes air yang menyerang tanpa toleransi.
Tapi tak seberapa.
Nyeri hatiku lebih sakit daripada ini.
Kamu meninggalkanku semudah tetesan air hujan menyerah pada gravitasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s