Friendzone

Friendzone…

Ngga tau kenapa dua hari terakhir hidup saya lagi sering ngedenger bahasan tentang ini. Di radio, di youtube, dari temen, friendzone mulu bahasannya. Kenapa ya? Saya mikir. Dan sepertinya saya sedang ditegur.

Ditegur supaya ngejauhin zona menyebalkan ini.

Jadi Selasa lalu salah satu radio di Jakarta lagi bahas friendzone dan membahas ciri-cirinya. Terus saya dengerin sambil sibuk ganti baju, dan kemudian saya tertegun. Kok ciri-cirinya kayanya banyak yg kejadian di saya dan seseorang ya? Baru kenal sekitar 2 taunan lah. Tapi emang kita deket banget. Awal-awal deket saya juga mikir, ‘Kalo nanti ada apa-apa gimana ya?’ Sampe saya mendapat jawaban dari temen saya yg juga temennya dia, “Ah dia mah emang orangnya gitu, Tik. Slow ajaa…” Oke, baiklah. Jawaban ini yg saya camkan dan tanamkan terus dalam hati dan pikiran saya selama pertemanan saya dengan dia selama ini. Jadi ya selama ini saya santai. Emang udah nyaman sih sama dia. Seru juga anaknya. Nyambung, hampir satu visi. Jadi ya udah, temenanlah kita. Saya sih yg sering curhat. Biasaalaaahhhh…namanya juga perempuan yekan. Haha. Cuma entahlah. Rasanya akhir-akhir ini lagi ada yg salah aja. Entah saya yg berlebihan, entah dia yg berlebihan, entah situasinya yg berlebihan, sayang aja bukan duit yg berlebih. *sigh*

Tapi saya bingung deh sama istilah friendzone ini. Kalo diartiin secara harfiah kan ‘zona pertemanan’ ya. Apa yg salah coba dengan zona pertemanan? Dia ngelanggar peraturan mana nomor berapa? Haha. Engga, tapi serius. Zona pertemanan kan ya memang isinya orang berteman kan? Terus kok pengertian sekarang bergeser dari arti harfiahnya ya? Apa salahnya kalo ada dua orang beda jenis kelamin berada dalam zona pertemanan ini? Harusnya sih kan wajar ya. Saya juga punya banyak friendzone kok. Dengan banyak orang pula di zona ini. Misal, saya ada di friendzone dengan sama Najib. Saya juga punya friendzone sama Mirza, yg isinya juga ada Ditta. Ya kita temenan. *kemudian yg baca ngebatin, ‘Lo polos apa bloon sih, Tik?!*

Etapi saya nemu artikelnya di Wikipedia loh. HAIL JIMMY WALES!! 😀

Friend zoneIn popular culture, friend zone refers to a platonic relationship wherein one person wishes to enter into a romantic or sexual relationship, while the other does not. It is generally considered to be an undesirable or dreaded situation by the lovelorn person.

Ah tapi saya masih kekeuh sama friendzone harfiah.. :)))

PS: tapi saya memang bener lagi harus menjauh dari salah satu zona friendzone yang memiliki pengertian saat ini. Iya, friendzone yang itu.

Anyway, Mas Hafidz apa kabar ya? :”)

Advertisements

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s