Teman dan Media Sosial

quotes_jay_baer550

Beberapa orang mendewakan media sosial. Sampai menganggap bahwa pertemanan sejati tumbuh dan dibuktikan dengan ‘berteman’ di media sosial. Dan ketika media sosial ‘tidak lagi berteman’, maka putus pula pertemanannya. Seringkali, batasan antara yg nyata dan yg semu nyaris tidak ada. Padahal mencampurkan dua dunia tidaklah bijak.

Beberapa orang memiliki alasan dan hak penuh atas media sosialnya. Bukan, bukan berarti berhak meng-‘kumaha aing’-kan konten pada media sosialnya. Tapi percayalah kawan, tidak berteman di media sosial bukan berarti tidak berteman di kehidupan nyata. Beberapa orang memiliki alasan tertentu dengan memutuskan untuk tidak berteman dengan kawan dunia nyatanya di media sosial. Menyelamatkan diri dan menyembuhkan hati sendiri, misalnya.

Teman adalah penting. Apalagi untuk orang ENFP yg menjunjung tinggi sosial seperti saya. Kehilangan teman bukan sesuatu yg menyamankan, kawan. Tapi percayalah, untuk orang-orang yg tidak berteman di media sosial dengan saya, saya adalah tetap teman anda…

Advertisements

One comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s