Yang Baru

LINIMASA

JUJUR saja, saya masih lumayan samar soal arti kata hipster sampai saat ini. Istilah yang selalu digunakan dalam setiap suasana dan kesempatan selama setahun terakhir, terlebih di lingkungan pergaulan dan khalayak anak muda kota besar Indonesia yang cukup eksklusif. Sampai muncul kesan mblenek saking seringnya, juga upaya keras banyak orang agar mampu mencapai status tersebut.

Dari sejumlah asumsi pribadi, hipster sama dengan gaul dalam makna konotatif. Mereka yang tergolong dan dinilai pantas mendapat predikat hipster pasti identik dengan hal-hal kekinian. Dengan sejumlah preferensi (baca: gaya, mode, filosofi, prinsip, idealisme, You name it) yang tidak pasaran, mereka akrab dengan tren-tren terbaru, bisa bergaya maksimal atasnya, termasuk mampu memberdayakannya, minimal untuk tampil beda dan menarik perhatian sekitar. Mohon dikoreksi bila saya salah mengartikan.

A person who is unusually aware of and interested in new and unconventional patterns.” – kata kamus Merriam-Webster.

Akan tetapi, belum lagi redup popularitas status hipster

View original post 980 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s