Kehilangan Pekerjaan

Nggak seru banget ya judulnya?

Emang.

Sejak kapan kehilangan pekerjaan seru? Yha kecuali kalian emang udah muak banget dan emang memutuskan utk rehat. Tapi buat saya, yg barusan banget ngalamin, sumpah ini ngga enak.

Patah hati terbesar ke-sekian yg pernah saya rasakan. Ibaratnya udah mau nikah, tinggal ijab kabul doang nih, eh tiba-tiba calon kita dioper ke orang lain. Saaaaaaakiiiiiittttt~~ *nada Kunto Aji*

Dan yg lebih bikin sakit lagi, hal ini terjadi hanya karena saya matiin ponsel selama sejam untuk isi ulang baterai alias charging. Agak nggak ikhlas karena alasannya sepele banget. Bukan karena saya nggak bagus, nggak capable, nggak bisa, tapi karena ponsel saya sedang charging dalam posisi mati. Tawaran itu datang via Line dan saya baru respon sejam kemudian. Satu jam! Doang! *nangis*

Saya beneran nangis. Se-nangis-nangis-nya. Sampe telfon ibu saya untuk curhat dan melepas gundah. Kesel, jelas. Masih sampe sekarang. Tapi ya mau gimana lagi. Takdirnya begini. Nilai pekerjaannya besar, jelas. Tapi yg lebih penting, pekerjaan ini bisa membantu saya berlatih dan berkembang untuk jadi lebih baik. Practicing to mastering. Eh lha kok malah kelewat gitu aja. Cuma gara-gara charging pula :”(

Segitunya ya kita bergantung sama ponsel sekarang. Segitunya kita dituntut untuk selalu stand by di ponsel.

Maka, jangan heran jika pemandangan orang mengendarai motor dan mobil sambil telponan. Padahal…ya kalian tau sendirilah risikonya apa.

Udah ah, saya kesel kalo keingetan 😦

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s