Jangan Ndangak Terus, Sekali-kali Nunduk!

Harfiah dan kiasan.

Iya, kalo kita ndangak terus kita bakal jatoh kesandung karena ngga peduli sama jalan di depan. Apa yg ada di depan, yg kira-kira menghambat, yg kira-kira bisa mempercepat, keindahan pemandangan, semua ngga akan keliatan karena kita sibuk ngeliatin langit.

Kalo kita ngeliat “ke atas” terus, kebanyakan liat selebgram/selebtwit/seleb-seleb-lain-saking-banyak-gue-ngga-hapal, iri dan kepengen sampe nganggep diri sendiri ngga punya apa-apa dan serba kurang, haduuuuuhhhh. Gue bingung mau membahasakannya gimana. Ngga bersyukur, jelas. Unquestionable.

Bloon banget kalo sampe masih ngerasa kurang kalo kita (gue) masih mampu makan di mall at least sebulan sekali. Masih bisa beli nasi padang tiap hari. Masih bisa buka instagram, path, twitter, dan chatting via messenger apa aja tiap hari.

Jangan sampe gara-gara “modernisasi”, lalu kita tumpul hati. Naudzubillah min dzalik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s